Nomaden Coffee, Ngopi di Pasar (Merakyat Tapi Nikmat)

Selalu jatuh cinta dengan kedai kopi yang punya banyak cerita. Sepulang dari mendengar cerita dari pemilik atau baristanya untuk bahan blog, selalu ada senyum puas dan rasa segera ingin menulis—meski waktu sudah menunjukkan jam satu pagi. Ada kebahagiaan yang susah diungkapkan dengan kata, karena sebenarnya ini hanya lah ritual mengopi dari satu tempat ke tempat lain, menyimak ceritanya, lalu menuliskannya di blog yang pembacanya juga tak seberapa.

Sama seperti malam ini, kali ketiga bertamu ke Nomaden Coffee—Pasar Tawangmangu, akhirnya saya punya kesempatan berbincang dengan pemiliknya. Akrab dipanggil ‘Mas Satya’, akhirnya ia punya waktu berbagi cerita setelah merampungkan makan malamnya karena kedai sudah closing untuk menyeduh puluhan cangkir kopi. Ini waktunya kembali mendengar, menyimak dan berbagi cerita untuk pembaca di blog—yang tentu memberikan kebahagiaan untuk diri saya sendiri.

 

Selengkapnya di http://www.sophiamega.com/2017/04/nomaden-coffee-ngopi-di-pasar-merakyat.html

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *