Main-Main Sama Bola-Bola Bulu di Cat Cafe, Ubud

Sebelumnya saya gak pernah punya kisah “manis” sama kucing, sampai akhirnya muncullah sesosok kucing yang suka nongkrong di basecamp-nya Portal Musik Malang yang (secara impulsif) saya kasih nama Rahayu. Rahayu ini tiba-tiba ndoprok di bawah kaki dan paling suka dielus-elus. Si Rahayu ini jadi kucing pertama yang mau dekat dan hangat sama saya, mungkin yang dulu-dulu suka merasa saya saingannya ‘kali ya (zaman kuliah saya sering dipanggil Winda Kitty atau “Winda-kayak-kucing-persia” -________-).

Nah, ketika ke Bali, keponakan saya begitu berhasrat main-main ke cafe yang konon isinya kucing semua, seiring dengan tantenya yang suka mulai gemes-gemes sama kucing sejak kehadiran Rahayu. Akhirnya, di hari pertama escaping to Bali, kami pergi ke daerah Ubud, tepatnya ke Cat Cafe.

 

Selengkapnya di http://www.windacarmelita.com/2017/03/cat-cafe-ubud.html

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *