Komunitas Blogger Ngalam Komunitasnya Arek-arek Blogger Malang Raya

Di Malang Ngurus KTP dan KK itu Tidak Mahal, Ndak tau di Tempat Anda

06.02.2010 · Posted in Umum

Kita sudah tahu kalau di Indonesia ini kebanyakan tidak ada yang gratis. Sekarang kalau ke toilet saja pake bayar upeti. Masuk kampung pake upeti. Mau masuk ke pelabuhan punglinya katanya sampai ratusan ribu. Selama bernafas masih belum ditarik pungli sebaiknya kita bersyukur atas hal itu. Sudah menjadi hal yang lumrah mungkin di daerah kita bahwa ngurus KTP dan KK saja susah dan beribet. Namun ternyata hal itu tidak aku temui semenjak di Malang ini.

Ketika pertama kali pindahan ke kota Malang ini, aku tidak punya KTP asli Malang. KTP-ku masih Kediri. Berbeda dengan diriku ketika masih di Surabaya dulu, kost keluarga tidak perlu pake ngurus KTP segala. Di Malang semenjak ada kejadian Doktor Azahari di gerebek di Batu dulu, sekarang untuk tinggal nge-kos saja harus jelas identitasnya, bahkan harus ngurus KTP Malang kalau tinggal lebih dari 6 bulan. Wowow. Ya memang seperti itu. Hal pertama yang aku rasakan adalah proses berbelit. Namun ternyata hal itu tidak terjadi. KTP yang katanya untuk ngurusnya bisa sampai ratusan ribu di ibukota, ternyata di Malang ini benar-benar gratis. Bahkan dengan tampangku yang mirip teroris ini pun ngurusnya sangat mudah. Ngurus Surat Kelakuan Baik di Kepolisian juga mudah. Ndak berbelit dan tanpa pungli. Atau cuma aku ya yang beruntung? hehehe…

Awal mulanya aku ngurus Surat Pindah di Kediri. Dengan berbekal surat itu pun aku ke Ketua RT. Di sana aku pun kemudian mendapatkan surat pengantar dari RT. Surat inilah kemudian diserahkan ke Kelurahan untuk ngurus KK, untuk KTP di Malang ngurusnya di Kantor Catatan Sipil. Cukup mudah prosesnya, KTP 3 hari kemudian jadi, sedangkan KK seminggu kemudian jadi, tentunya harus pakai Surat Kelakuan Baik dulu dari kepolisian. Setelah itu beres. Ndak ditarik biaya macam-macam. Waaah, kalo gratis seperti ini, ngapain pake perantara. Malah pas waktu ngurus KK aku ikut tumpengan bersama dengan petugas kelurahan. Jadi makan-makan sekalian di sana. :D Pak Lurahnya juga sangat akrab dan kali ini aku benar-benar salut bahwa tidak ada satupun pungli di kelurahan, khususnya kelurahan Purwantoro. Tidak diminta sumbangan atau iuran apapun. Kalau di Kelurahan Bunulrejo, masih ada istilahnya sumbangan sukarela. Katanya kalau semakin besar semakin cepat ngurusnya. Aku sih ngasihnya cuma 2 ribu aja, pake uang lecek pula. Orang yang nerima uang itu tampak raut wajahnya nggak suka. Aku sih cuek. Toh yang penting urusanku buat bikin KK selesai juga.

Paling tidak Malang bolehlah dijadikan contoh bagi kota-kota lain yang masih pake pungli buat ngurus KTP ataupun KK. Di Malang bisa gratis koq, dan aku bisa jadi saksinya. Kan memang harusnya gratis. Bagaimana dengan yang ada di kota anda? Masih berbayar? :D

Tags:

Author: Abu Aisyah

Seorang yang berjuang di negeri rantau (padahal cuman nyebrang gunung doank), yang sekarang belajar, berjuang, bekerja dan menegakkan kebenaran dan keadilan.

website: http://www.abuaisyah.org/

3 Responses to “Di Malang Ngurus KTP dan KK itu Tidak Mahal, Ndak tau di Tempat Anda”

  1. saya cuma bisa ngelus dada ngurus katepe jakarta. 6 bulan!
    http://tiyangsae.wordpress.com/2008/12/16/katepe-oh-katepe/

  2. Ngurus kipem aja di Jogja saya habis Rp 50.000,00 KTP pasti akan lebih mahal.

  3. wicson says:

    kata sapa di malang ngurus kk ama ktp gratis.
    saya pernah ngurus kk ditarik biaya
    perincianya seperti ini:
    surat dari kelurahan @RP 5000,00
    surat dari kecamatan Rp.11.000,00
    surat dari kantor catatan sipil Rp.5000,00
    say punya kwitansinya(memang sengaja saya minta kwitansinya itu

Leave a Reply

Switch to our mobile site