Komunitas Blogger Ngalam Komunitasnya Arek-arek Blogger Malang Raya

Perbaiki cara penulisanmu

04.05.2010 · Posted in Opini, Umum, blogging

Prokem, slank, bahasa gaul memang macam-macam. Ada prokem ngalaman dengan membalik suatu kata, ini yang sangat saya suka. Arema gitu lhooh. Nggak afdhol jadi Arema kalau nggak bisa bahasa prokem ini.Kadit osi? Kadit itreng? Nokat ker!!

Dulu sewaktu SMP saya sering menggunakan prokem Jogja dengan teman-teman saya. Dagadu, disebut demikian karena trend produk t-shirt DAGADU pada jaman itu. Dagadu menurut saya asyik tapi harus berpikir dulu atau buka catetan rumus. Dagadu menggunakan rumus baris penulisan bahasa jawa yaitu hanacarakaHanacaraka terdiri dari 20 huruf dan dibagi menjadi empat baris. Untuk men-dagadu-kannya kita hanya mengganti baris 1 menjadi baris 3, baris 2 menjadi baris empat. Agak rumit juga. Kalau pingin bisa, pas kopdar aja saya ajarin. Hehe.
Kemudian tak lama berselang muncul bahasa gaul ciptaan Deby Sahertian. Sampe-sampe dia ngeluarin kamusnya juga. Tapi sekarang udah jarang yang menggunakannya, kecuali para waria yang sering bercapcus ria. Coba aja ke sebuah salon yang kapsternya cowok gemulai atau waria pasti deh mereka masih menggunakan lekong, capcus, sutralah dan sebagainya. (ninja)

Menggunakan bahasa gaul, slank, prokem memang berguna untuk lebih mengakrabkan kita dengan teman. Bagi saya itu menarik dan oke-oke saja. Karena hal itu merupakan dinamika dalam berbahasa. Prokem di atas lebih ditekankan kepada pengucapan. Seiring perkembangan jaman dan banyaknya social site, merekapun tetap digunakan dalam penulisan status, thread, ataupun komentar. Mengasyikkan memang, dan saya menggunakannya juga terkadang. Tapi maaf saya tidak suka menggunakan cara penulisan aL4y. Kalaupun aL4y masuk pada komentar di thread atau status saya, kadang masih saya tolelir (tapi tetap berusaha tuk menyadarkannya).

Dan penggunaan bahasa prokem, slank, ataupun bahasa gaul untuk penulisan suatu status, thread, komentar, twit hal itu bagi saya sah-sah saja. Toh intinya kan untuk mengakrabkan kita dengan teman kita.

Ada juga penulisan yang memplesetkan bahasa inggris. Ditulis sesuai lafal atau pengejaannya. Seperti approve menjadi eppruf, you know who menjadi yu no hu dan lain sebagainya. Asyik juga. Tapi jangan sampe keblablasan. Yaah kebablasan!! Masak doa atau kalimat-kalimat Islami diplesetkan juga. Ditulis sesuai lafal, ejaannya juga.  Sebagai seorang muslim saya miris juga ngeliat cara penulisan seperti ini. Semisal:
Astaghfirullah menjadi Astopilo (idiot)
Astaghfirullah Hal Adzim menjadi Astojim X-(
Yaa Allah menjadi Yaa oloYaa Owo (taser)
Maa Syaa Allah menjadi Masa oloMasa Owo (doh)
(angry) Parahnya, semakin banyak dan sering orang-orang, teman-teman yang notabene muslim juga, menggunakan plesetan kata model begini. Padahal diliat dari segi makna sungguh merupakan sebuah Doa, pujian untuk Allah SWT.
Astaghfirullah Hal Adzim=Saya mohon ampunan kepada Allah Yang Maha Mulia
Maa Syaa Allah = semua karena kehendak Allah.
Ada juga pengucapan salam di chat seperti yang pernah diulas teman saya juga di dalam blognya. Assalamualaikum yang dengan alasan efisiensi huruf menjadi Ass. Padahal Ass dalam bahasa inggris bermakna Pantat.

Marilah kita setidaknya sedikit menghargai ucapan ucapan mulia agama kita sendiri. Kalau agama kita sendiri saja kita tidak bisa menghargai, bagaimana kita bisa menghargai dan menghormati agama lain. Toh kalaupun alasannya efisiensi huruf, setidaknya singkatlah dengan singkatan yang masih bisa dicerna dengan baik oleh orang lain. Mari kita perbaiki cara menulis ini bersama-sama. Terimakasih.

Author: FajarMcXoem

Pertama kali ngeblog juni 2009, newbie yaah. Terkenal mesum di komunitas ini, mungkin karena ejaan McXoem yg susah dibaca, atau mungkin karena postingannya pas gabung di komunitas ini. Postingan yang berjudul Bisnis Sex di kota Malang.

website: http://frog.web.id/

3 Responses to “Perbaiki cara penulisanmu”

  1. saia masih newbie, makasih atas infonya…

  2. selamat alay alay baru…

Leave a Reply

Switch to our mobile site