Komunitas Blogger Malang (Ngalam) Komunitasnya Arek-arek Blogger Malang (Ngalam) Raya

Mengapa Harga Obat di RS Lebih Mahal?

08.21.2008 · Posted in Forum Bebas

Tadi pagi – saya dan istri menyempatkan diri menjenguk adik yang menjaga anaknya dirawat di RS Syaiful Anwar.

Saya jadi teringat beberapa tahun yang lalu ketika kami bergantian menjaga almarhum ayah – semoga Allah mengampuni kekhilafannya dan memberikan tempat yang terbaik di sana – di RSSA antara tahun 2002 hingga awal 2004 – ah jadi ingat saya dua kali menghabiskan malam pergantian tahun baru di RS menjaga ayah dan ibu. Ah jadi ingat si Habib yang harus lahir di-sesar di rumah sakit ini 4 tahun lalu di bulan yang sama.

Sambil ngobrol disana-sini, adik cerita kalau ada salah seorang keluarga pasien yang sempat marah-marah kepada perawat yang begitu saja mengganti obat-obatan dan peralatan untuk bayinya dan memberikan klaim setelah semua hal itu dipasangkan ke pasien.

Ada dua permasalahan yang cukup mengganggu cara perawat/petugas RSSA dalam menangani pasien:

Pertama, mengapa tidak memanggil keluarga pasien terlebih dahulu ketika mengganti obat dan mengganti peralatan – sedangkan keluarga pasien menunggu di luar ruangan. Tindakan darurat memang bisa diterima – tetapi masalahnya ini bukan di UGD/IRD tapi di ruangan! Apa gunanya keluarga menunggu diluar ruangan kalau ada hal semacam itu tidak dikomunikasikan terelbih dahulu.

Kedua, hal ini yang paling membuat keluarga pasien merasa berat – karena saya pernah mengalami sendiri selama hampir 1 ½ tahun menjaga ayah. Yaitu harga-harga obat di dalam rumah sakit LEBIH MAHAL daripada HARGA di APOTIK LUAR RUMAH SAKIT. Ternyata hal itu tidak hanya pas saya jaga ayah beberapa tahun yang lalu, tetapi HiNGGA SAAT INI! Sebagai contoh saja, dulu saya beberapa kali harus keluar lingkungan RS untuk membeli resep yang diberi dokter mengapa? Karena harganya JAUUH lebih murah, saya ingat ada obat yang sebijinya di apotik RSSA harganya hampir 200 ribu, padahal saya beli di apotik luar harganya cuma Rp. 125 ribu!

Tentu selisih harga yang jauh itu sempat membuat orang jengkel termasuk sang ibu pasien yang diceritakan adik saya, betapa tidak harga selang infus yang diluar hanya Rp. 15 ribu di dalam harganya Rp. 45 ribu!

Saya jadi ingat sebuah buku yang berjudul ORANG MISKIN DILARANG SAKIT! Ya karena kalo kita sakit dan berobat ke rumah sakitnya pemerintah ternyata justru bikin pusing dan tambah sakit…

Belum lagi masalah pelayanan yang kurang ramah dan seterusnya…!

Wajar saja kalau orang yang punya uang lebih suka di rumah sakit swasta yang pelayanannya lebih baik.

Ah… kapan institusi dan kebijakan pemerintah berpihak kepada masyarakat?

Share

Author: hmcahyo

website: http://hmc.web.id

2 Responses to “Mengapa Harga Obat di RS Lebih Mahal?”

  1. budi riyanto says:

    ya benar RS pemerintah pelayananya lebih buruk di banding RS swaata, pengalaman ini saya alami sendiri, pada saat kaka saya masuk RS pemerintah yang ada di purwokerto

  2. wah mengapa yah ? mungkin pemilik rumah sakit belum balik modal….hhahaha sadis banget yah anak manusia

Switch to our mobile site