Komunitas Blogger Malang (Ngalam) Komunitasnya Arek-arek Blogger Malang (Ngalam) Raya

Malang Kota Ruko

03.20.2008 · Posted in Opini, Umum

Malang kota bunga Ruko“, sebutan yang mungkin pantas beberapa tahun mendatang. Sudut-sudut kota malang sekarang menjadi lain, dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Satu hal yang tampak adalah semakin banyaknya bermunculan ruko-ruko (Red: Rumah Toko) baru. Hanya dalam beberapa minggu saja kita tidak melewati daerah tertentu, ruko baru sudah berdiri menjulang.

Dapat kita lihat di sudut jalan di depan lapangan Rampal, dulunya di situ terdapat kantor Kejaksaan Negeri, sekarang yang ada ruko ruko dengan berbagai macam usaha, mulai jual mie KOCOK, sepeda, sampai tukang foto (Fujifilm). Instansi pemerintah pun tergusur hanya dengan sekelompok ruko. Fiuh… nanti jangan-jangan kantor walikota jadi mall :D

Yang lebih parah lagi, MATOS yang semula wilayah pendidikan sekarang uda g jelas tatakotanya, sentra pendidikan sekarang tak terkonsesntrasi lagi. SAM RAJAJOWAS (Red: Sawojajar Mas) yang katanya akan menjadi ruko terpanjang di kota malang, sudah dipersiapkan untuk dibangun. Padahal wilayah ini masih tergolong jauh dari pusat kota.

Instansi-instansi pemerintah pun nantinya terpaksa minggir dan menjauhi pusat kota, yang ada nantinya malang akan dipenuhi mal dan ruko. MOG (Malang Olympic Garden) awalnya dengan ber”alasan” akan membangun sport center, karena wilayah strategis tersebut telah ditempati stadion dan lapangan tennis, digasak untuk mal. Yang pasti pemerintah kita kalah dengan pengusaha :D jadi sebenarnya yang memiliki negara kita secara tidak langsung adalah pengusaha.

Hal ini terbukti dengan beberapa kebijakan pemerintah lebih menguntungkan pengusaha. Ya itung-itung mengembalikan modal kampanye pemilu. Pengusaha rela merogoh kocek (rekening) berratus-ratus juta, bahkan milyaran untuk mendukung sukses dan terpilihnya calon pejabat pemerintah, dengan harapan usaha mereka lancar.

Secara gamblang, seolah-olah pengusaha tidak ikut menikmati kemenangan calon pemimpin (walikota) dalam pemilu, tapi sebenarnya dengan mendukung secara finansial calon pemimpin sebenarnya pengusaha secara tidak langsung berinvestasi. Dengan menangnya calon yang didukungnya, proyek-proyek besar akan datang sebagai rasa terima kasih calon terpilih nantinya.

Sebagai bukti nyatanya, sekarang pengusaha bebas membangun ruko-ruko, Mal-mal, tanpa menghiraukan aspek ataupun dampak sosial, budaya maupun perekonomian yang akan timbul. Sebagai bukti ketika MATOS berdiri, sektor riil seketika colaps, warung-warung jalan veteran mendadak hilang tak tersisa tergusur larangan pemerintah. Walaupun tidak dipungkiri, dengan keberadaan Matos, suasana di wilayah jalan veteran menjadi ramai.

Malang kota Ruko, selayaknya menjadi sebutan yang pantas untuk kota tercinta kita :)

Author:

website: http://www.febiharsa.com

9 Responses to “Malang Kota Ruko”

  1. rakyat jelata says:

    mgkn sesuai dengan kampanye nya dulu, walikota yg sekarang pengen menjadikan malang sebagai kota seribu mall :(

  2. Ayo kapan kuliner nang Mie Kocok Bandung Jln Rampal *ngiler*

  3. Kalau dulu, Malang Ijo Royo-royo, karena sawah dan tegalannya masih luas terhampar di segenap kecamatan. Kini Malang Ijo Loyo Loyo, karena Sawah dan Tegal sudah ditanami perumahan dan ruko dan rukan. :P
    Malang nian warga Malang kini……

  4. @komen di atas : sekarang jadi
    ‘malang ijo ruko-ruko’ :) )

  5. @nyundul komen di atas:

    ijo roso-roso!

    *mbah maridjan mode on*

  6. makobu -> makoru :D

  7. hahahahaha, bener gunemku. iku lho yang dilink di komen pertama!
    :D

  8. di sisi lain, di malang, banyak sekali ruko yang saling beradu memamerkan antena-antena broadband internet, coba lihatlah di ruko depan smp 5, ruko di samping masjid sabilillah blimbing, ruko di sepanjang dieng-galunggung-itn-sumbersari-dinoyo. satu kompleks ruko bisa sampai 5 antena.

    NEXT: “Malang Kota Warnet” =)

  9. waaahh,,panggilan jiwa dari diriku untuk menggantikan pak peni semakin kuat nih,,Peni,,peni#,,,dirimu koq kalah dengan Iwan S. seh,,padahal yang milih kamu bukan dia,,,eeehh dia juga mbantu yaa,,

Switch to our mobile site